“Menjadi global tidak boleh membuat kita kehilangan identitas. Justru, kekuatan kita ada pada keberanian membawa karakter lokal ke panggung dunia,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Rano, memandang IKJ sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kota yang berbudaya dan inklusif. Ia berharap IKJ terus menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan kreatif yang mampu menjawab kompleksitas kehidupan urban.
“Dari IKJ, kita berharap lahir pemikiran tentang Jakarta yang lebih manusiawi, inklusif, dan berani menyapa dunia. Seni memiliki cara yang unik dalam merawat ingatan bahkan sering kali lebih jujur daripada pidato pejabat,” pungkasnya.[*]


