PORTO, TERMINALNEWS.CO – Pelatih FC Porto, Martin Anselmi, dikabarkan akan menjadi korban pertama pemecatan di ajang Piala Dunia Antarklub 2025, usai timnya gagal total di fase grup turnamen bergengsi tersebut.
Meski demikian, pelatih asal Argentina itu dilaporkan enggan melepas sisa gajinya jika resmi diberhentikan.
Turnamen Piala Dunia Antarklub edisi pertama dengan format 32 tim ini dimulai bulan ini, dengan laga pembuka yang mempertemukan Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi melawan klub asal Mesir, Al Ahly, dalam pertandingan yang berakhir tanpa banyak kejutan.

Sejumlah tim top Eropa seperti Manchester City, Bayern Munchen, Juventus, Chelsea, Benfica, dan juara Liga Champions Paris Saint-Germain, sudah memastikan lolos ke babak 16 besar. Namun, nasib berbeda dialami FC Porto.
Wakil Portugal tersebut gagal mencatat satu pun kemenangan di Grup A. Mereka hanya mampu meraih dua hasil imbang dan sekali kalah, yakni:
-
Imbang 0-0 vs Palmeiras
-
Kalah 1-2 dari Inter Miami
-
Imbang 4-4 kontra Al Ahly
Kegagalan ini memicu kemarahan suporter Porto. Sekitar 50 penggemar menghadang para pemain dan staf klub, termasuk Presiden Andre Villas-Boas, saat mereka mendarat di Bandara Francisco Sa Carneiro. Polisi bahkan harus menembakkan peluru karet untuk membubarkan massa, sebelum para pemain diamankan lewat terminal VIP.
Situasi memanas ini membuat posisi pelatih Martin Anselmi terancam. Menurut laporan dari media Portugal CMTV via Record, Anselmi sudah mengetahui bahwa kontraknya yang berlaku hingga Juni 2027 akan diputus lebih awal.

Namun, Anselmi dikabarkan menolak melepas kompensasi finansial dari pemecatan dini tersebut. Jika Porto tetap memutus kontraknya, klub diperkirakan harus membayar sekitar 7,1 juta euro (sekitar Rp125 miliar).
Pelatih berusia 39 tahun itu baru ditunjuk pada Januari lalu menggantikan Vitor Bruno. Ia hanya mampu membawa Porto finis di peringkat ketiga Primeira Liga, dan tersingkir di babak play-off Liga Europa usai kalah dari AS Roma.
Sementara itu, media lain asal Portugal, A Bola, menyebut bahwa belum ada keputusan final terkait masa depan Anselmi. Saat ini, sedang berlangsung pertemuan manajemen klub untuk membahas langkah selanjutnya. Nasib direktur olahraga Andoni Zubizarreta juga disebut dalam sorotan.
Jika keputusan pemecatan dijalankan, maka Martin Anselmi akan menjadi pelatih pertama yang dipecat di ajang Piala Dunia Antarklub 2025, bahkan sebelum babak penyisihan grup berakhir.


