JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Kehilangan belum sepenuhnya reda. Namun panggung tak bisa menunggu.
Untuk pertama kalinya sejak berpulangnya Lucky Widja, salah satu pendiri ELEMENT, band legendaris ini bersiap menjalani momen paling berat sekaligus paling bermakna dalam perjalanan mereka: tampil tanpa sosok yang selama ini menjadi fondasi musikal sekaligus jiwa kebersamaan ELEMENT.
Kini, ELEMENT yang diperkuat Didi Riyadi (drum), Ferdy Tahier (vokal), Arya Dei (gitar), Fajar Maringka (keyboard), Adhitya Pratama (gitar), dan Ibank (bass) memilih untuk tetap melangkah dengan solidaritas yang justru semakin menguat di tengah duka.
Momen emosional tersebut akan terjadi dalam acara “Malam Penuh Cinta” di PARLE Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (13/2) malam. Bukan sekadar konser, penampilan ini menjadi penanda babak baru ELEMENT, sekaligus penghormatan sunyi untuk Lucky Widja.
Sehari sebelum tampil, Kamis (12/2), seluruh personel berkumpul di ABBE Music Studio, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pukul 17.00–19.00 WIB. Latihan ini tak hanya soal teknis. Di ruang itu, kenangan ikut hadir. Lagu-lagu lama dimainkan kembali dengan rasa yang berbeda.
Lucky bukan hanya suara di mikrofon. Ia adalah salah satu arsitek awal yang membentuk karakter, arah, dan warna ELEMENT sejak pertama berdiri. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong namun warisannya terus hidup di setiap nada.
Bagi ELEMENT, melanjutkan perjalanan ini bukan berarti melupakan. Justru sebaliknya: ini adalah bentuk penghormatan tertinggi. Musik tetap dimainkan. Panggung tetap dijalani. Dan nama Lucky terus dibawa dalam setiap penampilan.


