LONDON, TERMINALNEWS.CO – Memasuki fase krusial musim ini, persaingan di Premier League 2025/2026 semakin memanas.
Bersamaan dengan itu, “kursi panas” manajer kembali menjadi sorotan. Sepak bola level tertinggi tak mengenal kompromi—hasil buruk dalam beberapa pekan saja bisa berujung pemecatan.
Musim lalu, publik dikejutkan dengan berakhirnya era Ruben Amorim di Manchester United serta lengsernya Thomas Frank dari Tottenham Hotspur. Itu menjadi bukti bahwa tekanan di kasta tertinggi Liga Inggris begitu kejam.
Berikut ini adalah peringkat 20 manajer Premier League yang dinilai paling berisiko dipecat musim ini, berdasarkan performa liga, kompetisi lain (FA Cup, Carabao Cup, Liga Champions), tren performa terbaru, ekspektasi klub, hingga dukungan suporter.
20. Mikel Arteta – Arsenal
Arteta masih menjadi sosok yang dipercaya di Emirates Stadium. Meski kembali finis runner-up musim lalu dan gagal meraih gelar, Arsenal sempat memimpin klasemen menuju 2026. Cedera pemain seperti Bukayo Saka dan Kai Havertz jadi kendala besar.
Arsenal juga mencapai semifinal Liga Champions sebelum disingkirkan Paris Saint-Germain. Meski tekanan untuk meraih trofi besar meningkat, Arteta masih dianggap orang yang tepat.
19. Regis Le Bris – Sunderland
Setelah promosi dari Championship, Sunderland tampil stabil di papan tengah. Keputusan menunjuk Le Bris terbukti tepat. Ia bahkan mempercayakan ban kapten kepada Granit Xhaka.
Dengan skuad kompetitif, peluang bertahan di Premier League sangat besar.


