
“Kunjungan kerja dilakukan ke sejumlah distrik seperti Liquiçá, Ermera, Aileu, dan Manatuto guna mengevaluasi kesiapan daerah, termasuk rencana pemilihan wali kota di wilayah yang telah memenuhi kriteria administratif,” jelas Abio Salsinha.
Di kawasan Taibesi, Perdana Menteri bahkan disebut memantau langsung proyek pelebaran jalan hingga larut malam demi memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Pemerintah diakui Abio Salsinha juga mempercepat pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan pedesaan, jalur lintas distrik, hingga konektivitas lintas batas negara.
“Program penataan kota kini telah memasuki tahap peletakan batu pertama di berbagai wilayah. Di Ermera, pembangunan tata kota mulai berjalan, sementara langkah serupa juga dilakukan di Baucau dan Lospalos, serta sejumlah distrik lainnya,” papar Abio Salsinha.

Dikatakan Abio Salsinha, sektor transportasi udara turut menjadi perhatian melalui pengembangan Presidente Nicolau Lobato International Airport sebagai pintu gerbang internasional yang lebih modern dan representatif.
“Memasuki era transformasi teknologi dan integrasi kawasan, Timor-Leste juga memperkuat posisinya di tingkat regional melalui keanggotaan dalam Association of Southeast Asian Nations. Abio menilai momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal dengan memperkuat persatuan antara pemimpin dan masyarakat,” papar Abio Salsinha.
Abio Salsinha juga menyoroti stabilitas nasional dalam beberapa tahun terakhir yang turut ditopang oleh terbukanya lapangan kerja bagi generasi muda.
Meski belum sepenuhnya merata, kesempatan kerja tersebut dinilai mampu menciptakan ketenangan sosial dan optimisme masa depan.


