“Pak SBY lahir dan tumbuh dari keluarga yang sangat sederhana. Ketika menyaksikan film ini, beliau teringat masa kecilnya yang juga penuh keterbatasan,” ungkap AHY.
Bagi AHY, kisah perjuangan Ali dalam film tersebut menjadi contoh nyata bagaimana seorang anak mampu menunjukkan tanggung jawab besar terhadap keluarga meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Karena itu, ia berpesan kepada seluruh anak-anak panti asuhan yang hadir agar tidak pernah menyerah mengejar cita-cita.
“Petiklah nilai perjuangan tanpa henti dan semangat yang membaja. Ali menunjukkan tanggung jawab yang luar biasa. Dengan segala keterbatasan, ia tetap berusaha agar adiknya bisa sekolah dengan baik,” katanya.
Menjelang akhir sambutannya, AHY juga mengajak seluruh pihak, termasuk kader Partai Demokrat yang hadir, untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Momentum seperti ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus membangun kepedulian dan membantu saudara-saudara yang membutuhkan,” ujarnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain AHY, kegiatan tersebut turut dihadiri Susilo Bambang Yudhoyono, Annisa Pohan, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Edhie Baskoro Yudhoyono.
Kehadiran para tokoh nasional tersebut semakin memperkuat pesan bahwa kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dirawat dan diperjuangkan.|Foto :Istimewa


