“Seharusnya anak yang menguburkan ibunya, bukan sebaliknya,” ucap Eyang Murni lirih dalam salah satu adegan paling menyayat hati.
Meski terlihat tenang, Eyang Murni tetaplah seorang ibu yang rapuh. Dalam diamnya, ia menjadi penopang bagi keluarga yang dilanda duka — terutama bagi Yumna dan cucunya, Baskara. Ia hadir sebagai bukti bahwa kasih seorang ibu memang tidak mengenal batas.
Kisah yang Menghangatkan dan Menguras Air Mata
Air Mata di Ujung Sajadah 2 bukan sekadar drama keluarga biasa. Film ini menghadirkan pesan bahwa keluarga bukan hanya tentang hubungan darah, melainkan tentang siapa yang tetap bertahan di saat semua terasa hancur.
Hingga saat ini, film produksi Beehave Pictures tersebut telah berhasil menyentuh hati lebih dari 162.177 penonton di seluruh Indonesia. Cerita yang emosional, akting kuat dari para pemain, serta pesan moral tentang cinta dan ketulusan membuat film ini wajib ditonton oleh pecinta drama keluarga.
Film Air Mata di Ujung Sajadah 2 kini masih tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
Ikuti kabar dan informasi terbarunya di media sosial @beehavepictures dan @airmatadiujungsajadah2.


