JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Penyanyi muda Alika Shafira memilih jalan berbeda di tengah tren industri musik yang kini lebih ramai dengan strategi merilis single demi mengejar algoritma platform digital. Alih-alih mengikuti arus, Alika justru tampil berani lewat perilisan EP bertajuk Tentang Diriku, sebuah karya yang menjadi penegasan identitas musikal sekaligus perjalanan emosinya sebagai generasi muda.
Langkah tersebut bukan sekadar formalitas rilisan. Alika juga aktif menjalankan berbagai promosi, termasuk melakukan kunjungan ke sejumlah radio di berbagai kota. Bagi Alika, radio masih menjadi medium penting untuk membangun kedekatan dengan pendengar.
“Seru banget visit radio itu yaaaa… selain kenalan dengan basis pendengar, saya juga belajar komunikasi secara live,” ujar Alika usai menyelesaikan rangkaian kunjungan radionya.
Hal senada juga diungkapkan Caesar Gunawan dari MDG Productions yang menilai radio tetap memiliki tempat spesial di industri musik.
“Bagi kami, radio tetap menjadi sahabat sejati dengaran hasil karya kami,” katanya.
Sebelumnya, Alika sempat mencuri perhatian lewat single Kita Berbeda. Kini, ia tampil lebih matang melalui tujuh lagu yang terangkum dalam EP Tentang Diriku. Karya tersebut menjadi ruang ekspresi personal tentang pencarian jati diri, proses menyembuhkan luka batin, hingga kisah cinta yang dekat dengan pengalaman anak muda masa kini.
Salah satu lagu yang menjadi sorotan adalah Belum Waktunya Jatuh Cinta. Lagu ini mengangkat rasa takut membuka hati kembali setelah pengalaman pahit di masa lalu. Nuansa pop romantis sinematik yang dibangun membuat lagu tersebut terasa intim sekaligus emosional.


