Anggota Lakukan Kekerasan Berlebihan, Kapolda Sumbar Harus Ikuti Arahan Kapolri

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono harus tegas dan tuntas mengikuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memproses anggotanya yang diduga melakukan kekerasan atas kematian Afif Maulana (13 tahun) di Padang.

Salah satunya, Kapolda harus menonaktifkan Direktur Samapta Bhayangkara (sabhara) Polda Sumbar.

“Ketegasan ini perlu dilakukan oleh Kapolda Sumbar sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2162/X/HUK.2.8./2021 tertanggal 18 Oktober 2021,” ujar Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28 Juni 2024) sambil menjelaskan surat Telegram itu ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri saat itu yakni Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga :  Prabowo Subianto dan Tongkat Komando Bambu Unik Junjung Derajat “Bung Karno”

Kapolda Sumbar Irjen Suharyono sendiri, Kamis (27 Juni 2024) telah mengumumkan 17 anggota dari satuan Sabhara Polda Sumbar diduga melakukan pelanggaran yang menyebabkan Afif Maulana meninggal dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Ketua Komite III DPD RI Berkomitmen Lindungi Pekerja Migran Indonesia

TARAKAN, TERMINALNEWS.CO  - Bentuk komitmen dalam pelindungan terhadap masyarakat...

Menparekraf Apresiasi Penyelenggaraan “Creative Economy Seminar”

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO -  Asian Development Bank Institute (ADBI) dan...

KAI Services Siapkan Area Parkir yang Lebih Nyaman di Stasiun Pasar Senen

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Demi pelayanan parkir yang lebih baik,...

JAM Pidum Kejagung Setujui Penerapan Restoratif Justice Terhadap 11 Perkara Pidana di Beberapa Daerah

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung...