JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Aroma kopi segar langsung menyapa setiap langkah pengunjung yang memasuki Bazar Kewirausahaan Terpadu PKK Expo 2025.
Acara yang berlangsung di Ruang M.H Thamrin, Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, pada 8–10 September 2025 ini menghadirkan deretan stan produk unggulan dari berbagai wilayah DKI Jakarta hingga Kabupaten Kepulauan Seribu.
Di antara banyaknya stan yang memamerkan karya terbaik, Ma’Ci Coffee tampil sebagai salah satu yang paling menyedot perhatian. Stan ini diracik langsung oleh Ahmad Abrizon Al Fawwaz, alumni Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Tangerang yang akrab disapa Mas Abi.
Mas Abi punya cara unik dalam menyajikan kopi. Setiap kali ada pembeli, ia menggiling biji kopi langsung di hadapan pengunjung. Suara mesin giling berpadu dengan aroma kopi segar yang menyeruak ke seluruh ruangan, menciptakan suasana hangat dan penuh semangat di area bazar.
“Setiap cangkir bukan sekadar minuman, tapi pengalaman,” ungkap Mas Abi sambil tersenyum. Ia menekankan bahwa selain aroma, konsistensi rasa juga menjadi kunci.
Dengan ketenangan seorang santri dan ketelitian seorang barista, ia meracik kopi dengan takaran khusus sehingga setiap seduhan meninggalkan kesan mendalam bagi penikmatnya.
Kehadiran Ma’Ci Coffee membuktikan bahwa UMKM yang berangkat dari ketekunan individu mampu tampil percaya diri dalam ajang besar.
Bagi para pecinta kopi, stan asal Jakarta Utara ini menjadi destinasi wajib, tempat di mana segelas kopi sederhana bisa menghadirkan cerita dan pengalaman berbeda.
PKK Expo 2025 sendiri digelar sebagai bagian dari Program Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK DKI Jakarta. Dengan mengusung tema “Melalui UP2K PKK Kita Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga”, kegiatan ini menampilkan produk-produk unggulan dari lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan kreatif, hingga inovasi lokal lainnya, semua dipamerkan untuk menunjukkan potensi ekonomi keluarga di Jakarta.
Bazar yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang penting bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk, sekaligus membuktikan bahwa kewirausahaan mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Bagi pengunjung, acara ini bukan sekadar pameran belanja, melainkan ruang untuk merasakan kreativitas, inovasi, dan semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha.
Dan di tengah riuh rendah bazar, aroma khas Ma’Ci Coffee menjadi simbol sederhana tentang bagaimana sebuah cangkir kopi dapat menyatukan rasa, pengalaman, dan harapan baru bagi perekonomian keluarga Jakarta.


