“Kemenangan ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang semangat pantang menyerah, keberanian, dan tekad untuk terus melampaui batas. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih prestasi. Setiap individu, tanpa terkecuali, berhak untuk bermimpi, berusaha, dan mencapai kesuksesan,” ujar Tika.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Delegasi, Mugaera Djohar Yusuf, menyampaikan rasa bangganya terhadap tim yang dibawanya.
“Meskipun tim ini kecil, hanya terdiri dari 4 atlet, 2 pelatih, 1 dokter, dan 1 Ketua Delegasi, namun kami adalah tim yang solid. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak kalah dari negara lain dan mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” ujar Mugaera.
Beliau juga menyampaikan harapannya agar tim Indonesia kembali meraih medali dalam pertandingan kategori Duo dan Beregu yang akan berlangsung pada Jumat, 14 Maret 2025.
“Perjuangan masih berlanjut, dan kami akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia!” tambahnya dengan penuh semangat.
Sementara Head Coach, Eva Susanti menjelaskan penampilan para atlet secara keseluruhan baik.
Mereka tampil dengan semangat tinggi dengan mengenakan kustum tradisional dan lagu daerah dan menari dengan paduan elemen tari daerah dan gerakan wajib dance sport.
“Performance mereka baik dengan penguasaan panggung yang baik, dengan gerakan yang dinamis hingga terkesan mereka bisa menguasai panggung,” ujarnya. (DaBon)


