Bali Spirit Festival: Saat Ubud Menjual “Ketenangan” ke Dunia

Tahun lalu, festival ini mencatat perputaran ekonomi Rp6,7 miliar. Angka yang mungkin terlihat kecil di atas kertas, tapi berdampak luas: dari kamar-kamar hotel yang terisi, dapur-dapur yang hidup, hingga seniman lokal yang mendapat panggung.

“Partisipasi lebih dari 60 negara menunjukkan daya tariknya yang semakin kuat di tingkat global,” kata Widiyanti.

Di Plataran Ubud, diskusi pun berlanjut. Bersama penyelenggara Ubud Writers & Readers Festival dan Ubud Village Jazz Festival, pemerintah mencoba merumuskan satu hal: bagaimana festival tak hanya ramai, tapi relevan.

Karena pada akhirnya, seperti disampaikan Widiyanti, festival bukan lagi sekadar agenda tahunan. Ia adalah instrumen.

Instrumen untuk bersaing,Instrumen untuk bertahan,dan mungkin, instrumen untuk menemukan kembali makna pariwisata itu sendiri.**

Baca Juga :   Sahabat Indonesia Satu Serukan Solidaritas Global Lewat Musik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

“Garuda Di Dadaku” Terbang ke Bioskop, Animasi Keluarga tentang Mimpi, Keberanian, dan Dukungan Orang Terdekat

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Industri animasi Indonesia kembali menunjukkan taringnya melalui film...

Dari ‘Setiap Klik Ada Harganya’ hingga Kode ‘Malaikat’, KPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp145,5 Miliar di Imigrasi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik...

‘Nobody Loves Kay’ Resmi Tayang, Kisah Perjuangan Pro Player yang Siap Menginspirasi Generasi Muda

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Film drama remaja Nobody Loves Kay resmi...

ARMINDO dan PROMURI Terima Distribusi Royalti Analog, LMKN Terapkan Skema Baru

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO– Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) kembali menyalurkan royalti...