Kementerian Kebudayaan berkomitmen menjadikan momentum ini sebagai pijakan baru — bukan hanya untuk menghadapi tantangan, tapi juga untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Di masa depan, ketika algoritma semakin canggih, yang paling dibutuhkan bukan lagi sekadar teknologi, melainkan ekosistem yang manusiawi.
Karena pada akhirnya, musik bukan tentang seberapa pintar mesin menciptakan nada, tetapi tentang bagaimana manusia terus menemukan dirinya di antara bunyi.|Foto : Istimewa


