
“Paman saya tinggal di Brasil, dan kemarin dia mengirim pesan bahwa Flamengo adalah salah satu tim terbesar di sana,” ungkap pemain timnas Inggris itu. “Itu sedang jadi perbincangan di sana, jadi saya rasa pertandingannya akan seru. Paman saya sudah tinggal di sana selama 10 tahun, dan dia mengirim pesan, ‘Tolong cetak gol!’”
Saat ditanya soal bagaimana dirinya menghadapi tekanan dan sorotan selama beberapa tahun terakhir, Palmer menjawab dengan santai.
“Sebagian besar waktu, saya hanya mencoba untuk mengabaikannya,” ujarnya. “Saya masih melakukan hal-hal yang sama seperti sebelum saya gabung Chelsea. Saya anggap ini hanya permainan bola – bukan soal hidup atau mati. Saya suka main lima lawan lima atau ke lapangan kecil, hal-hal normal yang bisa mengalihkan pikiran saya dari tekanan.”


