Dar Edi Yoga: Laksdya TNI Hersan Figur yang Sesuai Dengan Kebutuhan TNI Angkatan Laut di Era Ancaman Modern

Nilai Plus: Operasi Gabungan dan Tata Kelola

Penunjukan Hersan sebagai Irjen TNI juga dinilai menjadi nilai tambah signifikan. Jabatan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan pengawasan internal, tetapi juga memberikan perspektif menyeluruh tentang kesiapan tempur lintas matra, sistem pengadaan dan dukungan logistik, tata kelola organisasi, hingga akuntabilitas anggaran pertahanan.

“Ke depan, Kasal tidak cukup hanya jago operasi. Ia harus kuat dalam governance. Kekuatan laut modern itu mahal dan kompleks. Di sinilah pengalaman Hersan menjadi nilai tambah,” kata Dar Edi.

21 Bintang Tanda Jasa

Selain jalur komando dan jabatan strategis, Hersan juga memiliki legitimasi moral di internal TNI. Alumni AAL 1994 itu tercatat mengoleksi 21 bintang tanda jasa sepanjang kariernya.

Baca Juga :   Kompolnas Apresiasi Polri, Jadikan Mudik Aman, Lancar, dan Nyaman

Bagi Dar Edi, deretan penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan cerminan konsistensi pengabdian dan kinerja dalam berbagai penugasan.

“Bintang tanda jasa itu akumulasi rekam pengabdian. Itu penting untuk kepemimpinan yang akan mengomandoi seluruh TNI AL,” ujarnya.

Kebutuhan Pemimpin “Kelas Negara”

Dalam konteks suksesi Kasal, Dar Edi menegaskan bahwa sosok yang dibutuhkan bukan hanya pemimpin kelas satuan, melainkan figur “kelas negara”. Artinya, Kasal harus mampu berperan sebagai aktor strategis dalam ekosistem pertahanan nasional.

Hersan dinilai memiliki keunggulan karena pernah berada di titik-titik strategis negara, termasuk sebagai Ajudan Presiden dan Sesmilpres. Pengalaman tersebut dianggap memberinya pemahaman langsung mengenai mekanisme pengambilan keputusan di tingkat nasional.

Baca Juga :   Kaesang Pangarep kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025-2030

“Kasal itu bukan sekadar panglima di laut. Ia juga aktor strategis negara. Hersan punya pengalaman di dua dunia: dunia tempur dan dunia kebijakan,” tegas Dar Edi.

Meski keputusan akhir tetap berada pada mekanisme internal TNI dan kebijakan pimpinan nasional, penilaian publik mulai mengerucut pada sosok dengan rekam jejak paling lengkap.

“Bila indikatornya pengalaman kapal, operasi, komando armada, jabatan strategis negara, serta posisi bintang tiga yang relevan, maka Hersan sangat layak dijagokan,” pungkas Dar Edi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Rano Karno: Warisan Bung Karno Harus Dihidupkan dalam Tindakan, Bukan Sekadar Kenangan

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Bulan Juni kembali menjadi ruang refleksi bagi...

Samuel Goes To School Hadir di SMKN 26 Jakarta, Ubah Suasana Pascaujian Menjadi Penuh Inspirasi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Pekan ujian yang melelahkan akhirnya terbayar dengan...

DPRD Nias Selatan Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pj Sekda Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

NISEL, SUMATERA UTARA, TERMINALNEWS.CO,- DPRD Kabupaten Nias Selatan melaksanakan...

Adaptasi Novel Pidi Baiq, Dan Bandung Hadirkan Romansa Remaja yang Manis dan Relatable

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Bandung kembali menjadi panggung kisah cinta. Namun...