Dari Rongsok ke Harapan: Pemulung Bekasi Didorong Masuk Ekonomi Formal

Potensi ekonomi dari bisnis barang bekas yang dijalankan para pemulung disebut mencapai nilai transaksi hingga miliaran rupiah. Melihat besarnya potensi tersebut, Yayasan Humaniora kini mengkaji sistem transaksi non-tunai untuk menggantikan praktik jual beli konvensional.

Ke depan, para pemulung binaan akan diarahkan membuka rekening bank, serta menggunakan instrumen seperti kartu debit atau transfer dalam setiap transaksi.

Saat ini, Yayasan Humaniora membina 257 warga miskin kota, sebagian besar berprofesi sebagai pemulung. Selain itu, terdapat 94 anak binaan, mulai dari pemulung anak hingga pengamen jalanan, termasuk yang berstatus yatim piatu.

Eddie menegaskan, akses terhadap layanan perbankan tidak hanya soal keamanan menyimpan uang, tetapi juga membangun disiplin finansial dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Baca Juga :   Tim Supervisi Baharkam Polri Tinjau Alutsista dan Kesiapan Sabhara di Jawa Tengah

Lebih jauh, ia menilai para pemulung telah membangun sistem ekonomi berbasis kepercayaan (social trust) dan modal sosial (social capital), yang menjadi fondasi kuat dalam aktivitas kolektif mereka.

Sampah yang mereka kumpulkan pun kembali disalurkan ke industri daur ulang, menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan dari limbah menjadi produk bernilai.

Dalam upaya memperluas dampak sosial, Yayasan Humaniora juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) melalui program “Sedekah Barang”, yakni pengumpulan barang layak pakai untuk dijual kembali dan hasilnya digunakan bagi misi kemanusiaan.

Langkah ini menunjukkan bahwa dari sektor yang kerap dipinggirkan, lahir harapan baru bahwa ekonomi inklusif dapat tumbuh dari bawah, dengan kolaborasi lintas sektor sebagai kuncinya.

Baca Juga :   Kapolri Pantau Stasiun Surabaya Gubeng, Tekankan Keamanan dan Layanan Pemudik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

‘Nobody Loves Kay’ Resmi Tayang, Kisah Perjuangan Pro Player yang Siap Menginspirasi Generasi Muda

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Film drama remaja Nobody Loves Kay resmi...

ARMINDO dan PROMURI Terima Distribusi Royalti Analog, LMKN Terapkan Skema Baru

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO– Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) kembali menyalurkan royalti...

Ada Konser hingga Turnamen Internasional di GBK, Dishub DKI Imbau Warga Gunakan Transportasi Umum

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah...

Menag: Hadiah karena Jabatan Bisa Berubah Menjadi Gratifikasi yang Diharamkan

YOGYAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengingatkan para pejabat...