“Tim ini sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya memulai perjalanan di Proliga pada 2015, saat masih bernama Jakarta Pertamina Energi. Karena itu, ketika ada kesempatan untuk kembali, saya merasa ini adalah keputusan yang tepat,” ujar Megawati.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa partisipasi Pertamina dalam Proliga bukan semata dukungan terhadap kompetisi, melainkan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun karakter unggul bangsa.
“Dukungan Pertamina terhadap JPE merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendorong prestasi olahraga nasional, sekaligus memperkuat peran atlet sebagai inspirasi generasi muda agar menjunjung nilai kerja keras, konsistensi, dan semangat untuk menjadi yang terbaik,” kata Baron.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada musim ini Tim Voli Putri JPE juga akan menjalankan program kepedulian sosial. Saat melakoni pertandingan di Medan pada pertengahan Januari, JPE akan menyalurkan 500 paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang terdampak banjir di Sumatra Utara.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya tim untuk berbagi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di setiap daerah yang disinggahi selama kompetisi berlangsung,” jelas Baron.
Bagi Pertamina, olahraga merupakan medium strategis untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat identitas perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Negara yang berdaya saing global dan berorientasi pada dampak sosial.
Jakarta Pertamina Enduro (JPE) merupakan tim bola voli putri milik Pertamina yang telah menorehkan sejarah panjang di ajang Proliga sejak debut pada musim 2013. Tim ini sempat dikenal sebagai Jakarta Pertamina Fastron pada 2023, sebelum resmi menggunakan nama Jakarta Pertamina Enduro sejak 2024. JPE telah mencatatkan berbagai prestasi, termasuk gelar juara Proliga pada 2014, 2018, dan 2025, serta runner-up pada 2016, 2017, 2019, dan 2023.|Sumber PT.Pertamina.


