Mengupayakan kesepakatan DEFA pada tahun 2025 bukanlah tanpa tantangan. Proses perundingan yang kompleks dan perbedaan pendekatan antara negara-negara ASEAN mungkin membutuhkan waktu dan kompromi. Namun, melalui dialog yang konstruktif dan semangat kolaborasi, potensi kesepakatan ini akan segera menjadi kenyataan.
Akhirnya, Digital Economic Agreement Framework (DEFA) mewakili tonggak penting dalam perjalanan ekonomi digital ASEAN. Indonesia, dengan peran sentralnya dalam ekosistem ini, memiliki peluang besar untuk mengambil inisiatif dalam membentuk masa depan ekonomi digital di kawasan. Melalui DEFA, Indonesia dapat memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya menguntungkan, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan. Dengan mengedepankan kepentingan nasional, Indonesia akan mampu menjadikan ekonomi digital sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Pada tahun 2025, ketika perjanjian ini mencapai kesepakatan, Indonesia akan tetap menjadi pusat perhatian dalam perekonomian digital ASEAN, membuktikan bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci menuju masa depan yang cerah.


