“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada federasi yang sudah mengirim kami ke Jakarta. Ini menjadi pengalaman berharga bagi tim kami,” kata Dimitrov.
Keberhasilan Bulgaria di final tidak terlepas dari performa konsisten sepanjang turnamen. Sebelum menghadapi Indonesia di partai puncak, Bulgaria tampil dominan dengan mencatat kemenangan besar 10-2 atas Kepulauan Solomon pada laga sebelumnya yang juga digelar di SUGBK, Jumat (27/3/2026).
Hasil tersebut menunjukkan kekuatan lini serang Bulgaria yang efektif serta solidnya organisasi permainan tim. Dimitrov mengungkapkan bahwa kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi kunci utama keberhasilan timnya di turnamen ini.
“Kami membawa beberapa pemain muda dalam skuad ini. Mereka mampu beradaptasi dengan baik dan terus berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Pada laga final melawan Indonesia, Bulgaria harus menghadapi tekanan besar dari tuan rumah yang tampil agresif, terutama di babak kedua. Namun, lini pertahanan Bulgaria mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.
Disiplin dalam bertahan dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor penentu kemenangan Bulgaria. Meski hanya mencetak satu gol, mereka mampu mengontrol permainan dan meredam serangan Indonesia yang terus menekan.
Kemenangan ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Bulgaria dalam menghadapi agenda internasional berikutnya. Dimitrov mengungkapkan bahwa timnya akan melanjutkan perjuangan di ajang UEFA Nations League yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026.


