“Pancuran 13 itu air panas, sementara air terjun di sampingnya air dingin. Kalau sampai kolam pemandian rusak, berarti aliran airnya luar biasa besar. Dari warna airnya yang sangat pekat, debitnya jelas jauh lebih besar,” katanya.
Raharjo sangat berharap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kawasan wisata Guci dapat segera pulih agar kembali dapat dikunjungi wisatawan, terutama menjelang libur akhir tahun.
Sementara itu, petugas dari Polres Tegal bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian. Aparat memasang garis pembatas di sejumlah titik rawan serta mengimbau wisatawan untuk menjauh dari area terdampak demi keselamatan.[]Foto :Youtube


