dr. Raissa E Djuanda, MGizi,SpGK : Anak Kurang Zat Besi,Bisa Akibatkan Anemia, Cegah dengan Makanan Fortifikasi

JAKARTA,TERMINALNRWS.CO– Susu masih memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak. Terutama pada usia balita, susu menjadi salah satu sumber utama kalsium, protein, serta berbagai vitamin dan mineral penting. Apalagi belakangan, kasus-kasus anemia pada anak mulai bermunculan, sebagai penanda kekurangan zat besi dan micronutrien pada anak.

Di tengah berbagai pro kontra percakapan tentang kebutuhan gizi anak belakangan ini, Dokter spesialis gizi klinik, dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, mengatakan balita boleh mengonsumsi susu setiap hari, selama dalam batas konsumsi yang wajar.

“Boleh, tapi perlu diingat, di atas usia 1 tahun, susu bukan satu-satunya sumber nutrisi utama,” ujar dr. Raissa.

“Namun, tetap dibutuhkan karena mengandung protein, lemak, kalsium, vitamin A, D, B12, dan zinc yang berperan dalam tumbuh kembang anak.”

Baca Juga :   Di Balik Tenda Pengungsian, Anak-Anak Berjuang Melawan Lapar yang Tak Terlihat

Meski susu penting, dokter tetap mengingatkan agar tidak memberikannya secara berlebihan. Terlalu banyak minum susu dapat mengganggu penyerapan zat besi dan menurunkan nafsu makan anak terhadap makanan padat.

Namun demikian, membatasi atau bahkan menghilangkan susu sama sekali dari menu anak tanpa pengganti gizi yang setara juga berisiko menyebabkan kekurangan mikronutrien penting. “Susu bisa membantu mencukupi kebutuhan nutrisi anak yang belum bisa makan bervariasi dalam jumlah cukup,” ujar dr. Raissa.

Susu fortifikasi dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan zat besi anak, terutama jika anak sulit mendapatkan zat besi dari makanan. Fortifikasi adalah proses penambahan zat gizi, seperti zat besi, pada makanan dan minuman untuk meningkatkan nilai gizinya. Susu yang difortifikasi zat besi dapat membantu mencegah dan mengatasi kekurangan zat besi pada anak, yang dapat menyebabkan anemia dan gangguan pertumbuhan.

Baca Juga :   Menkes Apresiasi Langkah Jakarta: Pasukan Putih dan Inovasi Layanan Promotif-Preventif untuk Kesehatan Masyarakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Gilla Band Kembali dengan “Giraffe”, Menandai Babak Baru Setelah Empat Tahun Vakum Rilis

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Setelah hampir empat tahun tanpa merilis materi...

Rano Karno Gandeng Netflix, Jakarta Kian Dekat Menjadi Kota Sinema Kelas Dunia

NUSADUA,BALI,TERMINALNEWS.CO -| Visi Jakarta sebagai Kota Sinema semakin menemukan...

Menkomdigi: Transformasi AI Harus Perkuat UMKM dan Tingkatkan Akurasi Penyaluran Bansos

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia...

Pariwisata 2027 Dibidik Jadi Motor Pertumbuhan, Kemenpar Fokus pada Kualitas dan Keberlanjutan

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Pemerintah menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak...