Di sisi lain, Pemprov DKI turut bergerak cepat sejak malam kejadian melalui berbagai instansi, seperti BPBD, PMI, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Layanan transportasi darurat juga disiapkan, termasuk shuttle bus oleh Transjakarta untuk membantu mobilitas warga terdampak di Bekasi.
Rano juga mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga, termasuk Badan Kepegawaian Negara dan Kantor Regional V BKN, dalam penanganan pascakejadian.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk terus meningkatkan keselamatan transportasi serta perlindungan masyarakat.
“Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Rano.[*]


