Dalam sesi meet and greet, kedua legenda juga menyampaikan kekaguman mereka terhadap atmosfer fanatisme penggemar Indonesia, terutama mereka yang mendukung klub-klub Eropa dari kejauhan.
“Jakarta menjadi tempat yang fantastis. Fans di sini punya energi dan semangat luar biasa. Saya berharap mereka merasakan atmosfer Liga Champions seperti yang kami rasakan di Eropa,” imbuh Schweinsteiger.
Program tahunan ini diselenggarakan oleh Heineken, bekerja sama dengan Multi Bintang Indonesia, sebagai bentuk penghargaan kepada para penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.
Tahun ini, penyelenggara menghadirkan konsep berbeda dengan lebih mendekatkan pengalaman Liga Champions kepada fans garis keras, terutama mereka yang bekerja di lingkungan perkantoran.
Marketing Director Multi Bintang Indonesia (Heineken), Jessica Setiawan, menyebutkan bahwa pendekatan jemput bola ke lokasi-lokasi padat pekerja menjadi strategi utama tahun ini.
“Tahun lalu kami membawa trofi ini juga ke Indonesia. Tapi kali ini lebih spesial karena kami menargetkan para fans fanatik di kalangan pekerja kantoran,” ujar Jessica.
Menurut survei internal mereka, delapan dari sepuluh pekerja kantoran di Indonesia adalah penggemar berat Liga Champions.
Hal ini mendorong penyelenggara untuk menggelar acara di kawasan bisnis seperti Ashta District 8 dan Sampoerna Strategic Square.
“Banyak dari mereka mungkin tidak bisa menyaksikan langsung pertandingan di Eropa, tapi melalui tur ini, mereka bisa merasakan atmosfernya secara langsung di tempat kerja mereka,” kata Jessica.


