Menurut Menkop Ferry, sinergi antara pemerintah, TNI, dan sektor swasta seperti Agrinas merupakan wujud nyata penerapan konsep pertahanan semesta.
Dengan ketahanan ekonomi dari desa, maka desa akan menjadi lebih kuat sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional
Menkop Ferry kembali menegaskan bahwa program Kopdes/ Kel Merah Putih merupakan amanat konstitusi yang menempatkan koperasi sebagai soko guru ekonomi nasional.
Untuk itu TNI sebagai bagian dari kekuatan negara dilibatkan untuk memastikan gerak ekonomi konstitusi dapat diwujudkan melalui percepatan pembangunan gerai, gudang dan fasilitas lainnya pada Kopdes/ Kel Merah Putih.
“Membangun koperasi di desa dan kelurahan bukan sekadar proyek ekonomi, tapi perintah konstitusi. Maka TNI pun terlibat karena ini tugas bersama seluruh komponen bangsa,” katanya.
Dengan melibatkan peran serta TNI dan Agrinas ini diharapkan operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih dapat terakselerasi mulai bulan Oktober 2025 ini.
Menkop Ferry mengapresiasi dukungan penuh dari TNI dan Agrinas yang komitmen untuk membantu percepatan operasional Kopdes/ Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.
“Kolaborasi seperti ini tidak hanya memperkuat ekonomi rakyat, tapi juga memperkokoh fondasi pertahanan negara dari desa. Karena bila ekonomi desa kuat, maka negara juga kuat,” tegas Menkop.
Wakil Panglima TNI Letjen Tandyo Budi Revita menyebut penandatanganan kerja sama ini sebagai tonggak bersejarah bagi TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan, TNI akan berperan aktif dalam mendampingi pembangunan Kopdes di seluruh wilayah.


