Ia menegaskan Kementerian Koperasi (Kemenkop) komitmen untuk mendorong kemajuan dan pengembangan koperasi di Indonesia terutama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini ditetapkan sebagai program strategis nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Menkop Ferry menegaskan bahwa KDKMP menjadi strategi utama dalam membangun ekonomi nasional dari desa atau pinggiran.
Menurutnya, KSP TLM Indonesia memiliki kapasitas kelembagaan dan jaringan usaha yang strategis untuk mendampingi dan membantu KDKMP di Kupang agar bisa operasionalisasi dapat berjalan optimal.
“Di NTT saat ini ada 1.399 unit (KDKMP) yang sedang dibangun dan sudah selesai sekitar 40 unit. Nanti pada saat operasional kita akan dorong agar KDKMP juga dapat menyuplai kebutuhan bahan baku dan bermitra dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis),” ujarnya.

Menkop Ferry juga menegaskan bahwa sinergi dengan Pemerintah Daerah NTT akan terus diperkuat terutama dalam upaya membangun ekosistem koperasi yang terintegrasi melalui pembangunan pusat distribusi di tingkat Kecamatan/ Kabupaten. Melalui pusat distribusi ini diharapkan seluruh kebutuhan dari produk-produk yang akan dipasarkan melalui KDKMP di setiap desa dapat terpenuhi.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena juga memberikan apresiasi atas capaian KSP TLM Indonesia yang dinilai sebagai koperasi terbaik di NTT. Menurutnya, berbagai ukuran kinerja menunjukkan TLM patut menjadi inspirasi bagi koperasi lain di daerah. Ia mendorong agar KSP TLM dapat terus berkembang dengan masuk ke sektor produktif demi keberlanjutan usahanya di masa mendatang.


