“Menjaga kebersihan sungai berarti merawat warisan kota untuk generasi mendatang. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk aktif memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya.
Kemeriahan festival makin terasa saat kostum daur ulang plastik diperagakan di atas panggung, disertai sesi penandatanganan komitmen bersama menjaga sungai Jakarta tetap bersih.

Kepala UPS BA, Dadang Cahya Rusdiana, berharap Festival Cilung menjadi ruang edukasi sekaligus pengingat. “Sungai adalah jantung kota. Menjaganya bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, yang menilai acara semacam ini penting untuk membangun kesadaran warga. “Festival ini cara kreatif mengajak masyarakat peduli lingkungan,” katanya.
Di tengah riuh musik Betawi dan gelombang tepukan penonton, perahu-perahu daur ulang itu melaju pelan, seolah mengingatkan: sungai yang bersih bukan mimpi, asal warga mau bersama-sama menjaganya.|Foto : Istimewa


