Film ini ditulis oleh Edwin bersama Eka Kurniawan dan Daishi Matsunaga. Dari sisi produksi, film tersebut diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy, serta merupakan hasil ko-produksi internasional antara Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis.
Produser Meiske Taurisia menyebut penayangan perdana di Berlinale sebagai langkah penting bagi Palari Films untuk memperkenalkan film ini ke pasar global. “Sebuah awal yang baik untuk Palari Films memperkenalkan Monster Pabrik Rambut ke penonton internasional, apalagi di program Berlinale Special Midnight. Program yang bergengsi sekaligus aksesibel bagi penonton,” ujarnya.
Selain Kebun Binatang dan Aruna & Lidahnya, karya Edwin lainnya yang pernah diputar di Berlinale adalah film pendek Trip to the Wound (2007) yang ditayangkan pada Berlinale 2009.
Setelah penayangan perdananya di Berlinale 2026, Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tahun ini. Informasi lebih lanjut mengenai film tersebut dapat diikuti melalui akun Instagram resmi Palari Films, @palarifilms


