“Kalau saya sebagai ayah, ada lukisan sosok ayah di adegan saat pacarnya Intan datang ke
rumah dan Kang Dedi serta Mang Tatang itu relate banget dengan saya,” tambah Armand
Maulana.
Apresiasi Langsung dari Sutradara dan Pemain Film Pawn
Tak hanya publik figur tanah air, apresiasi terhadap film Panggil Aku Ayah juga datang dari
sutradara film Pawn asal Korea Selatan, Kang Dae Kyu, yang menjadi sumber adaptasi
Panggil Aku Ayah.Kang Dae Kyu merasa senang karena filmnya dibuat ulang dalam versi
Indonesia.
“Saya sangat senang dengan dibuat ulangnya Pawn ke versi Indonesia. Saya sangat
menikmati chemistry unik dan ritme komedi dari yang memerankan Mang Dedi dan Kang
Tatang. Aktris cilik Myesha Lin, menurut saya juga membuat menarik. Fokusnya luar biasa,
kemampuannya mampu menghadirkan momen penuh ketulusan. Ini akan menjadi hadiah
bagi keluarga Indonesia,” kata Kang Dae Kyu, sutradara film Pawn.
Aktris pemeran Seung-yi kecil di film Pawn, Park Soi juga turut memberikan apresiasi
khusus bagi pemeran Seung-yi versi Indonesia, yang dalam film Panggil Aku Ayah bernama
Intan/Pacil. Menurut Park Soi, Myesha Lin, yang memerankan karakter tersebut, sangatlah
menggemaskan.
“Dengan cerita yang disesuaikan dengan budaya Indonesia, dan dihidupkan oleh
penampilan luar biasa dari para aktor hebat, saya sangat yakin film ini akan
membawa kebahagiaan besar dan menyentuh hati penonton Indonesia. Saya juga
ingin mengucapkan terima kasih khusus untuk aktris cilik yang super lucu dan
menggemaskan, Myesha Lin yang memerankan Seung-yi kecil. Lewat film ini mari
kita temukan bersama kehangatan, kebahagiaan dan arti sejati sebuah keluarga,”
kata Park Soi.


