JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Rumah produksi Forka Films resmi merilis tampilan perdana (first look) film Empat Musim Pertiwi atau Four Seasons in Java.
Peluncuran ini menandai rampungnya salah satu tahap akhir produksi, yakni proses color grading yang dilakukan di Storm Post Production Studio.
Disutradarai oleh Kamila Andini, film ini menempatkan pengolahan visual sebagai elemen penting dalam membangun atmosfer cerita. Proses color grading dipercayakan kepada koloris internasional Peter Bernaers, yang dikenal lewat sejumlah film seperti What Happened to Monday, Raw, hingga Mandy.
Bernaers juga terlibat dalam film Titane karya Julia Ducournau yang meraih Palme d’Or di Festival Film Cannes 2021, serta Annette garapan Leos Carax yang membuka festival bergengsi tersebut. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan standar visual kelas dunia dalam film Indonesia.

Secara pengembangan, Empat Musim Pertiwi telah melalui berbagai forum internasional bergengsi, seperti Berlinale Co-Production Market, CineMart Rotterdam, hingga Venice Gap-Financing Market. Film ini juga memperoleh dukungan dari sejumlah lembaga pendanaan global, termasuk Hubert Bals Fund dan CNC Cinema du Monde.
Menariknya, proyek ini merupakan hasil kolaborasi lintas negara yang melibatkan Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Singapura, dan Polandia. Dari sisi pemain, film ini dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, serta Christine Hakim.
Sementara itu, kursi produser diisi oleh Ifa Isfansyah bersama Anthony Chen dari Giraffe Pictures.


