LONDON, TERMINALNEWS.CO – Pemain muda asal Argentina, Alejandro Garnacho, mengalami awal karier yang tidak mudah bersama Chelsea FC sejak didatangkan dari Manchester United pada musim panas lalu.
Winger berusia 21 tahun itu baru mencatatkan satu gol di Premier League musim ini, serta menyumbang empat assist dari total 20 penampilan, dengan 14 di antaranya sebagai starter. Di ajang UEFA Champions League, Garnacho juga hanya mampu mencetak satu gol dari sembilan laga.
Minimnya kontribusi membuat posisinya di tim utama mulai tergeser. Ia kini lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan, dan harus bersaing keras untuk mendapatkan menit bermain.
Situasi tersebut membuka peluang hengkang bagi Garnacho. Klub raksasa Argentina, River Plate, dilaporkan telah melakukan pendekatan untuk memboyong sang pemain dengan status pinjaman selama 12 bulan pada bursa transfer musim panas ini.
Pelatih River Plate, Eduardo Coudet, bahkan disebut sudah menghubungi Garnacho secara langsung. Ia mencoba meyakinkan sang pemain untuk kembali ke Amerika Selatan demi mengembangkan kemampuan fisik dan tekniknya, sebelum kembali ke Eropa sebagai pemain yang lebih matang.
Chelsea dikabarkan terbuka untuk melepas Garnacho dengan status pinjaman. Bahkan, opsi transfer permanen juga bisa dipertimbangkan jika ada tawaran yang sesuai. Hal ini tak lepas dari performa sang pemain yang dinilai belum memenuhi ekspektasi, setelah didatangkan dengan nilai mencapai £40 juta (sekitar Rp800 miliar) dari Old Trafford.
Meski demikian, posisi Chelsea masih sangat kuat karena Garnacho terikat kontrak hingga tahun 2032.


