DEPOK,TERMINALBEWS.CO -|Kementerian Agama bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Gerai Z-Ifthar Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Ar-Rahim, Kota Depok, Rabu (25/2/2026). Program ini menjadi bagian dari implementasi Baznas Microfinance Masjid (BMM)–Masjid Berdaya Berdampak (Madada) yang menempatkan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif.
Secara nasional, Gerai Z-Ifthar menargetkan 900 pelaku usaha mikro mustahik di 30 lokasi. Setiap lokasi melibatkan 30 peserta dengan dukungan anggaran Rp45.575.000 atau sekitar Rp1,5 juta per mustahik. Bantuan yang diberikan mencakup modal usaha, atribut gerai, tenda dan meja, biaya operasional, hingga kegiatan pendukung seperti festival seni Islam dan tadarus mikro.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengatakan program ini memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi umat.
“Masjid harus menjadi simpul kemaslahatan. Ketika zakat dikelola secara profesional dan produktif, dampaknya tidak hanya sesaat, tetapi berkelanjutan,” ujar Arsad.
Menurut dia, Ramadan menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi perputaran ekonomi berbasis jemaah dan masyarakat sekitar. Melalui Gerai Z-Ifthar, mustahik didorong tidak berhenti sebagai penerima manfaat, melainkan tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri.
“Esensi zakat adalah pemberdayaan. Kita ingin mustahik naik kelas dan pada waktunya bisa menjadi muzaki,” katanya.


