GILA! Kerugian Capai Miliaran, Royalti Musik di Indonesia Masih Sering “Dicolong”? Ini Faktanya

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Tahukah kamu? Ternyata selama ini masih banyak pelaku usaha dan penyelenggara acara yang memutar lagu tanpa bayar royalti! Padahal, kerugian yang ditimbulkan bisa mencapai miliaran rupiah per tahun, lho!

Mirisnya lagi, ini bukan cuma soal uang. Tapi juga menyangkut hak para musisi Indonesia yang karyanya terus dinikmati tanpa penghargaan layak.

Bayangkan, lagu yang kamu nikmati di restoran, kafe, event, hingga platform digital ternyata punya sistem royalti yang harus dibayarkan! Tapi, apakah semua pihak sudah melakukannya dengan benar?

Royalti Musik: Hak yang Sering Diabaikan?

Menurut data dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), distribusi royalti performing rights di Indonesia dibagi menjadi tiga sumber utama: digital, non-digital, dan luar negeri (overseas).

Baca Juga :   FFI Goes to Campus hadir di Universitas Hasanuddin Makassa

Digital – Termasuk platform streaming seperti Spotify, Joox, Apple Music, dll.

Ternyata, akun premium dan reguler punya tarif royalti berbeda. Semakin banyak pengguna premium, semakin besar royalti yang didapat musisi.

Non-Digital – Ini yang paling sering dilanggar!

Lagu-lagu yang diputar di restoran, kafe, salon, bahkan mal, seharusnya dibayar royaltinya. Besaran hitungannya berdasarkan jumlah kursi × Rp120.000 × jumlah outlet × 1 tahun.

Kerugian? Bisa miliaran rupiah!

Overseas – Lagu-lagu Indonesia yang diputar atau dibawakan di luar negeri juga harus dihitung. Bahkan lagu luar negeri yang diputar di Indonesia pun harus dibayarkan ke negara asal musisinya lewat LMKN.

Bayar Royalti = Hargai Musisi!

Baca Juga :   Kuasa Hukum Fariz RM, Deolipa Yumara Minta Pengadilan Merehab Kliennya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Herman Khaeron Tegaskan Revisi UU Perkoperasian Harus Komprehensif, Tidak Parsial

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Anggota Komisi VI DPR RI, Herman...

Farida Farichah Tekankan Koperasi Pesantren Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan

PONTIANAK, TERMINALNEWS.CO – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah...

Ruth Sahanaya Merangkai Warna Cinta Lewat “Pelangi”, Sebuah Perjalanan Rasa yang Hangat dan Nostalgik

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Setelah menghadirkan "Sebaris Lirik Cinta", penyanyi senior...

Rano Karno Siapkan Talenta AI Jakarta, Bidik Peluang Industri Konten Masa Depan

BALI,TERMINALNEWS.CO -| Jakarta terus mempersiapkan diri menghadapi gelombang transformasi...