Program tersebut disebut telah memberikan manfaat bagi lebih dari 1.600 masyarakat di berbagai wilayah.
Di bidang pendidikan, Pertamina juga menghadirkan beasiswa Sobat Bumi yang telah menjangkau lebih dari 5.000 penerima sejak 2011. Para penerima beasiswa dari Sumatra hingga Papua turut menjalankan berbagai aksi lingkungan, mulai dari penanaman pohon hingga kegiatan bersih lingkungan.
Selain itu, Pertamina juga mendorong pengembangan wirausaha berbasis ekonomi sirkular. Salah satu UMKM binaan berhasil mengolah minyak jelantah menjadi produk sabun dan lilin, sekaligus memanfaatkan limbah produksi sebagai pakan maggot.
“Melalui pelestarian lingkungan, pengembangan energi bersih, dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Baron.
Komitmen tersebut sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam penanganan perubahan iklim, perlindungan ekosistem daratan dan lautan, serta upaya Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui Nationally Determined Contribution (NDC).
“Menjaga bumi adalah gerakan bersama. Pertamina akan terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, dan generasi muda agar upaya menjaga lingkungan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” tutup Baron.[*]


