Standarisasi terhadap proses produksi dan digitalisasi produk dilakukan mempenetrasi pasar serta menyiapkan produk dalam memasuki pasar global (ekspor).

Hal itu juga didukung dengan upaya mempertemukan pengusaha UKM terpilih dengan calon pembeli (buyer) melalui program Onsite Business Matching (OBM).
Onsite Business Matching pada 2024 dilaksanakan sebanyak 2 kali, tahap pertama dilaksanakan pada September 2024 dan tahap kedua dilaksanakan pada Desember 2024.
OBM tahap pertama diikuti oleh 34 peserta UMKM dengan 9 buyer yang berasal dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Afrika Selatan, Jerman, dan Arab Saudi.
Sedangkan OBM tahap kedua diikuti oleh 30 peserta UMKM dengan 12 buyer berasal dari Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, Hongkong, dan Uni Emirat Arab.

Hasil kegiatan OBM tersebut yang telah dibukukan dalam bentuk Sales Contract (SC) pada OBM tahap pertama senilai 41.800 dolar AS dengan jumlah 29 Sales Contract, dan OBM tahap kedua senilai 570.360 dolar AS dengan jumlah 24 Sales Contract.
Sehingga total transaksi pada OBM tahun 2024 senilai 612.160 dolar AS atau senilai lebih dari Rp9,79 miliar.


