Menyiapkan Fondasi Jangka Panjang
Dampak ketiga berkaitan dengan pembangunan tim nasional dalam jangka panjang. Herdman tampaknya tidak hanya berfokus pada hasil sesaat, tetapi juga ingin membangun generasi pemain yang dapat menjadi tulang punggung Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan memberikan menit bermain dan pengalaman internasional kepada pemain domestik, tim pelatih dapat mengidentifikasi talenta-talenta yang layak menjadi bagian dari proyek jangka panjang sepak bola Indonesia.
Pengalaman menghadapi tekanan pertandingan internasional akan membantu pemain berkembang lebih cepat, baik dari sisi teknik, mental, maupun pemahaman taktik. Faktor tersebut sangat penting dalam membangun tim nasional yang stabil dan berkelanjutan.
Strategi ini juga sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem sepak bola nasional. Ketika kompetisi domestik menjadi sumber utama pemain tim nasional, maka kualitas pembinaan usia muda dan pengembangan klub akan semakin mendapat perhatian.
Meski AFF Cup 2026 sering dipandang sebagai ajang regional, turnamen tersebut tetap menjadi arena penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji kemampuan pemain sekaligus membangun fondasi masa depan. Herdman tampaknya ingin memanfaatkan momentum itu untuk mempercepat perkembangan talenta lokal.
Dengan mengandalkan pemain domestik, Timnas Indonesia tidak hanya mengejar prestasi di AFF Cup 2026, tetapi juga berupaya menciptakan sistem pembinaan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, skuad lokal yang tampil di AFF Cup dapat menjadi cikal bakal generasi baru yang akan membawa sepak bola Indonesia bersaing lebih kompetitif di level Asia pada masa mendatang.


