Selain fokus pada aspek teknis, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan juga akan meningkatkan literasi olahraga kepada masyarakat. Sosialisasi akan dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang aturan, keselamatan, dan nilai-nilai sportivitas dalam MMA amatir.
Raya menilai sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan organisasi. Karena itu, pihaknya akan menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta memperkuat kolaborasi dengan KONI setempat.
Dukungan anggaran, fasilitas latihan, dan akses kompetisi dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan atlet sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan.
Raya berharap, dengan sistem yang lebih profesional, atlet MMA Tangsel dapat bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional secara bertahap.
Musyawarah Kota IBCA MMA Tangerang Selatan ini sekaligus menjadi simbol dimulainya babak baru organisasi. Dengan kepemimpinan yang menekankan integritas, transparansi, dan profesionalisme, IBCA MMA diharapkan mampu mencetak atlet tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.
Ke depan, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan menargetkan peningkatan jumlah atlet terdaftar serta partisipasi aktif dalam agenda kompetisi resmi.
Pembinaan yang terukur dan berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat posisi Tangsel sebagai salah satu daerah potensial dalam pengembangan olahraga bela diri campuran di Indonesia.
Dengan arah kepemimpinan baru ini, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan optimistis dapat menjadi model pembinaan MMA amatir berbasis karakter dan prestasi, sejalan dengan visi besar pembangunan olahraga nasional.


