Berikut adalah pembagian grup lengkap:
Grup A:
- Rajawali Medan
- Satria Muda Pertamina Bandung
- Tangerang Hawks Basketball
- Pacific Caesar Surabaya
- Bima Perkasa Jogja
- Dewa United Banten
- Borneo Hornbills
Grup B:
- Hangtuah Jakarta
- Bali United Basketball
- Pelita Jaya Jakarta
- Kesatria Bengawan Solo
- Satya Wacana Salatiga
- Rans Simba Bogor
Pada babak penyisihan grup, seluruh tim akan saling berhadapan satu sama lain di dalam grup masing-masing untuk memperebutkan posisi juara grup dan runner-up.
Dua tim teratas dari masing-masing grup berhak lolos ke babak semifinal.
Format semifinal akan menggunakan sistem gugur satu pertandingan, yang artinya setiap tim hanya memiliki satu kesempatan untuk lolos ke babak final.
Sementara itu, pertandingan final akan digelar dalam format best of three, atau tim yang lebih dahulu meraih dua kemenangan akan keluar sebagai juara.
Pemilihan Stadion Indoor Manahan Solo sebagai lokasi penyelenggaraan tak lepas dari kesiapan infrastruktur dan antusiasme tinggi masyarakat terhadap bola basket.
Ini menjadi momentum penting bagi Solo untuk memperkuat citra sebagai kota olahraga yang mampu menggelar kompetisi berskala nasional.
“Dengan digelarnya turnamen ini di Solo, kami ingin memberikan pengalaman kompetitif terbaik bagi para pemain lokal serta menghadirkan hiburan berkualitas bagi pecinta basket di Jawa Tengah dan sekitarnya,” kata Junas.
IBL All Indonesian 2025 juga diharapkan dapat menjadi panggung seleksi dan pembinaan jangka panjang bagi talenta muda nasional menuju ajang-ajang internasional, termasuk SEA Games dan FIBA Asia Cup.


