Bene mengungkapkan bahwa inspirasinya lahir dari pengalaman menonton Ngeri-Ngeri Sedap bersama penonton. “Saat adegan sedih muncul, justru banyak penonton yang ikut menyanyi. Dari situ muncul ide membuat film musikal Batak,” katanya.
Film ini disebut akan menampilkan keindahan kawasan Samosir yang menurut Bene masih banyak yang belum dikenal luas masyarakat.
Ernest Prakasa Siapkan Debut Action Lewat Bandits of Batavia
Pengumuman lain yang menarik perhatian adalah proyek Bandits of Batavia, film aksi yang akan disutradarai Ernest Prakasa. Film ini merupakan adaptasi live-action dari komik karya Bryan Valenza yang dikenal lewat karyanya untuk Marvel, seperti Spiderman, Wolverine, dan Ghost Rider.
Imajinari dan Beyondtopia studio yang memproduksi komiknya bertemu untuk pertama kalinya di JAFF Market 2024, sebelum akhirnya memulai pengembangan film ini.
“Terima kasih untuk Bryan Valenza. Mimpi saya membuat film action sejak 2015 akhirnya makin dekat,” ujar Ernest.
Valenza menuturkan bahwa film ini akan mengusung unsur silat dan budaya Betawi, dipadukan elemen supranatural. “Akan ada karakter dengan super power yang terinspirasi dari budaya Indonesia,” katanya.
Produser Imajinari, Dipa Andika, menegaskan bahwa proyek ini masih dalam tahap awal. “Perjalanannya masih panjang. Detail berikutnya akan kami umumkan segera,” ujarnya.


