MILAN, TERMINALNEWS.CO – Inter Milan memastikan tiket ke final Liga Champions 2025 setelah menyingkirkan Barcelona dalam laga leg kedua semifinal yang berlangsung dramatis di San Siro, Selasa (6/5/2025) malam waktu setempat.
Nerazzurri menang 4-3 dalam pertandingan dan unggul agregat 7-6 dalam salah satu laga semifinal paling epik dalam sejarah Liga Champions.
Inter langsung tampil agresif menghadapi garis pertahanan tinggi Barcelona. Gol pembuka dicetak oleh Lautaro Martínez pada menit ke-21, setelah Federico Dimarco merebut bola dari Frenkie de Jong dan mengirim umpan matang kepada Denzel Dumfries yang kemudian menyodorkannya kepada Martínez untuk diselesaikan dengan mudah.
Barcelona sempat membalas lewat serangan cepat Dani Olmo, yang membuka peluang untuk Lamine Yamal, namun tembakannya melebar.

Tak lama berselang, Martínez memenangkan penalti setelah VAR menilai Pau Cubarsi melanggarnya. Hakan Çalhanoğlu dengan tenang mengonversi penalti untuk membawa Inter unggul 2-0.
Namun, Blaugrana tak tinggal diam. Eric Garcia mencetak gol balasan lewat tendangan voli memukau menyambut umpan Gerard Martin.
Garcia nyaris mencetak gol keduanya, namun kiper Yann Sommer tampil gemilang melakukan penyelamatan krusial.
Barcelona akhirnya menyamakan kedudukan secara agregat menjadi 5-5 ketika Dani Olmo mencetak gol sundulan dari umpan Martin di tiang jauh.
Yamal sempat dianggap mendapat penalti, namun VAR menyatakan pelanggaran Henrikh Mkhitaryan terjadi di luar kotak penalti.

Saat waktu normal tersisa tiga menit, Raphinha mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dari tendangannya sendiri yang ditepis Sommer, membawa Barcelona unggul agregat 6-5. Namun, drama belum selesai.
Francesco Acerbi mencetak gol penyama kedudukan di menit ketiga injury time untuk memaksa pertandingan berlanjut ke extra time.
Di babak tambahan, Davide Frattesi menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan Inter, usai menerima umpan dari Marcus Thuram dan melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang.
Barcelona hampir menyamakan kedudukan lagi, tetapi Sommer menggagalkan peluang emas Yamal.


