Jelajahi Peluang Bisnis dan Kuliner, IFRA Business Expo x ICE 2025 Resmi Dibuka

Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ini, perlu adanya peningkatan dukungan terhadap kewirausahaan. Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia berada pada angka 3,35% dari total angkatan kerja, atau sekitar 4,9 juta wirausahawan.

pul 212

Kementerian Perdagangan terus berkomitmen mendukung pengembangan kewirausahaan nasional, di mana waralaba menjadi salah satu pendorong utamanya. Lebih lanjut lagi, beliau menekankan bahwa pengembangan jaringan kewirausahaan menjadi salah satu faktor peningkatan perluasan pasar ekspor untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.

“Kami menyambut penyelenggaraan IFRA x ICE tahun ini, kegiatan ini sejalan dengan prioritas Kementerian Perdagangan. Kami mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan jaringan strategis ini dalam memasarkan produknya ke pasar internasional. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Hosted by Member by Organized by Kementerian Perdagangan dalam mendorong perluasan pasar ekspor, sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

Baca Juga :   69 Kepala Desa di Pinrang Nyatakan Siap Bentuk Dan Deklarasi Kopdes Merah Putih

Selanjutnya, Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar menambahkan “AFI ingin mendorong terutama usaha-usaha waralaba lokal. Hampir setiap negara seperti di USA, Australia, Singapore, atau Malaysia, 55% dari waralaba lokalnya merupakan bidang FnB. Kalau kita lihat di Indonesia itu berpeluang sekali, karena mulai dari Banda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Palembang, Sunda, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Makassar, ada lebih dari 10 jenis masakan Indonesia yang berciri khas, saya kira produk lokal inilah yang bisa kita kembangkan. Contoh lainnya di negara tetangga, seperti Singapore yang sedang mengembangkan perkampungan lisensi dan Hawkers Center Development, saya pikir Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama karena kita memiliki banyak UMKM yang bisa dikembangkan. Di Malaysia juga sedang mengembangkan program-program pertukangan, Indonesia juga bisa melakukannya untuk mendukung usaha-usaha lokal agar bisa dikembangkan, karena seperti yang kita tahu, di pedesaan kita banyak usaha-usaha self-employed, seperti tukang cukur, tukang sepatu, tukang soldir, tukang las, pedagang kue, perias pengantin, tukang jahit, dan lain sebagainya. Hal ini menunjukkan kita juga memiliki peluang yang cukup banyak. Saya ingin menghimbau kepada seluruh pengusaha untuk dapat menekuni bidang bidang yang bisa dikembangkan, dan terutama kembangkan usaha-usaha lokal demi Merah Putih.”

Baca Juga :   Presiden Asosiasi Koperasi ASEAN Dukung Penuh Dekopin Pimpinan Nurdin Halid

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia International Open 2026 Hadirkan Juara Dunia Biliar ke Jakarta

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Indonesia International Open 2026 kembali digelar...

Forum Wartawan Kebangsaan Desak Prabowo Evaluasi Total Program MBG Usai Kasus Korupsi BGN

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan...

6 Alasan Mengapa Banyak Keluarga Upgrade ke Mobil SUV

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO - Sudah bertahun-tahun lamanya, jenis mobil Multi...

Kemenpar Genjot Pariwisata Premium, Bidik Wisatawan Domestik Kelas Atas Berlibur di Indonesia

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Kementerian Pariwisata terus memperkuat ekosistem pariwisata premium nasional...