Dukungan positif juga datang dari masyarakat. Yudi, penumpang KA Manahan (KA 61) relasi Yogyakarta–Gambir, menyebut kegiatan ini relevan dan inspiratif. “Penumpang jadi diingatkan pentingnya peduli lingkungan. Apalagi kereta api sudah terbukti lebih ramah lingkungan dibanding moda lain. Saya mendukung penuh inisiatif seperti ini,” tuturnya.
Antusiasme serupa dirasakan oleh para siswa. Iora, salah satu peserta dari Tarakanita, mengaku bangga bisa ikut serta. “Rasanya seru sekali bisa ikut kegiatan langsung di stasiun. Belajar tentang lingkungan sambil melihat kereta itu pengalaman berharga,” ujarnya.
Kampanye ini sejalan dengan program penghijauan KAI yang sudah berjalan sejak 2021. Hingga 2025, KAI Group telah menanam 106.757 pohon di berbagai lokasi strategis, termasuk pohon buah dan mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir.
“Semua inisiatif ini diarahkan untuk memberi manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. KAI optimistis kolaborasi dengan lembaga pendidikan maupun komunitas akan terus diperluas demi mewariskan bumi yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” tutup Anne.|Foto : Istimewa


