“Pengembangan entrepreneurship di Maybrat akan didorong untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian lokal,” tambahnya.
Harmonisasi hubungan antara pemerintah, masyarakat, lembaga eksekutif, legislatif, serta pihak lainnya akan diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan.
Kesejahteraan tenaga pendidik juga akan menjadi prioritas, dengan upaya untuk meningkatkan prestasi peserta didik di semua jenjang pendidikan.
Program affirmative action akan dilaksanakan untuk mendukung putra-putri asli Maybrat dalam berbagai jenjang pendidikan, sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui inisiatif ini, Sollosa berharap dapat mengangkat kualitas pendidikan dan menciptakan generasi masa depan yang lebih baik untuk Kabupaten Maybrat.


