Gatot menambahkan, Kejurnas IBCA MMA tahun ini juga dijadikan sebagai bagian dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan menuju kejuaraan internasional, baik tingkat Asia maupun dunia.
Dengan makin ketatnya persaingan global, pembinaan atlet sejak dini dinilai menjadi aspek penting untuk menghasilkan prestasi yang konsisten.
Pada kesempatan tersebut, Gatot memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa makna sebuah kejuaraan tidak hanya diukur dari sabuk juara yang dibawa pulang, namun dari sikap mental dan karakter yang dibangun selama proses bertanding.
“Kejurnas IBCA MMA ini bukan semata-mata hanya mengejar sabuk juara, tetapi bagaimana kalian tampil dengan keberanian, strategi, dan sikap ksatria,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari jajaran Brimob Polri, panitia, wasit, pelatih, hingga para peserta.
“Dengan kerja sama seluruh elemen, kejuaraan ini dapat terselenggara dengan baik. Kami berharap Kejurnas IBCA MMA Piala Dankorps Brimob Polri menjadi agenda tahunan yang semakin besar,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP IBCA MMA, Maraden Lumbantoruan, yang mewakili Ketua PP IBCA MMA Marsda TNI I Made Susila Adnyana, menyambut baik rencana penyelenggaraan kejurnas secara berkelanjutan setiap tahun di Mako Brimob Polri.
Menurut Maraden, keberlanjutan kompetisi amatir menjadi faktor penting dalam menjaga ritme latihan dan peningkatan performa atlet.
“Ini merupakan peluang besar bagi atlet untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan prestasi yang dimiliki. Jika dilakukan secara konsisten, prestasi atlet kami akan terus meningkat dan siap bersaing di ajang internasional,” tuturnya.


