Pada tahap ini, pemerintah juga akan melibatkan BUMN dan stakeholder terkait lainnya untuk bersama-sama membangun ekosistem bisnis koperasi yang ideal. Sebagai contoh Bank Himbara akan disertakan untuk menyediakan pembiayaan awal bagi operasional Kopdes/Kel Merah Putih.
“Nantinya, semua kegiatan koperasi berbasis bisnis proposal, jadi silahkan nanti setiap desa bisa mengajukan pinjaman kepada perbankan sesuai kebutuhan masing-masing. Kami akan melakukan asistensi kepada koperasi desa tersebut dalam menjalankan usahanya,” kata Menkop.

Nantinya dalam acara perayaan Harkopnas tersebut juga akan dilakukan pemberian penghargaan dan Satya Lencana kepada Pemerintah Daerah (Pemda) atau pihak-pihak yang berprestasi dan berperan penting dalam pengembangan koperasi di Indonesia. Selain itu juga akan dilakukan peluncuran percontohan dari Kopdes/Kel Merah Putih yang dinilai berhasil dalam membangun ekosistem koperasi yang ideal.
Sementara itu Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi menyatakan bahwa Harkopnas ke-78 akan menjadi momen bersejarah bagi Gerakan Koperasi Indonesia. Hal itu karena dalam peringatan ini juga disertai dengan peresmian program Kopdes/ Kel Merah Putih yang menjadi basis utama pemerintah dalam memajukan perekonomian melalui desa-desa.
“Kita akan bersinergi dengan Kemenkop dalam acara Harkopnas ini untuk menjadikannya sebagai momentum awal bagi era kebangkitan koperasi di Indonesia. Ini sejalan dengan keinginan pemerintah yaitu ingin menggerakkan kembali koperasi melalui program Kopdes/Kel Merah yang diharapkan menjadi penyeimbang ekonomi di Indonesia,” kata Bambang.


