Bila keduanya dikelola koperasi secara profesional, maka desa akan memiliki struktur ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Bagi Elviandi, keberhasilan Kopdes Merah Putih Sidomulyo dapat direplikasi di desa-desa lain. Koperasi adalah kekuatan bangsa, dan Kopdes Merah Putih adalah fondasi penting untuk membangun kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Elviandi.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa Kopdes Sidomulyo merupakan salah satu koperasi yang berkembang cepat dengan mengoptimalkan komoditas unggulannya, yaitu kopi robusta dan jagung.
Melalui penguatan peningkatan kapasitas produksi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Kopdes Merah Putih Sidomulyo berhasil menembus pasar ekspor dan memperluas basis usaha desa.
Bupati Jember meminta dukungan kepada Kementerian Koperasi untuk terus mendukung program komoditas unggulan di Jember, sehingga memiliki daya saing dan masuk dalam rantai pasok nasional.
“Program Kopdes Merah Putih yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bertujuan memastikan adanya perputaran ekonomi dan mengatasi ketimpangan melalui pemerataan ekonomi melalui program Kopdes Merah Putih. Sehingga. masyarakat memiliki wadah untuk mengelola potensi desa secara kolektif.” ucap Bupati Jember.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) LPBD Koperasi Krisdianto mengatakan, selama ini LPDB sudah mendukung melalui pembiayaan pengembangan komoditas Kopi di Kopdes Merah Putih Sidomulyo senilai Rp853,81 juta.



