Setelah membuka rangkaian tur di Yogyakarta, Retro Groove Tour 2026 melanjutkan perjalanan ke Tectona Cafe, Semarang. Antusiasme masyarakat Kota Lumpia tak kalah besar. Kehadiran para musisi legendaris dan konsep nostalgia yang diusung kembali mendapat sambutan hangat dari para pencinta musik lintas usia.
Kesuksesan penyelenggaraan di dua kota tersebut menjadi bukti bahwa lagu-lagu era 1980-an belum kehilangan daya magisnya. Karya-karya yang lahir puluhan tahun lalu masih mampu membangkitkan emosi, menghadirkan kenangan, serta mempererat hubungan antargenerasi.
Melalui Retro Groove Tour 2026, musik kembali menunjukkan kekuatannya yang paling hakiki: menyatukan manusia dalam kenangan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap karya-karya yang tak lekang oleh waktu.(*)


