JAKARTA,TERMINALNEWS.CO–| Kolaborasi antara Isyana Sarasvati dan mahasiswa Universitas Ciputra melahirkan karya visual berupa ilustrasi panggung serta desain album yang unik dan menarik. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri kreatif tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga berpotensi menjadi aset kekayaan intelektual.
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar menyebut karya yang dihasilkan dari kolaborasi tersebut menjadi contoh bagaimana proses kreatif mahasiswa dapat berkembang menjadi desain dengan unsur kebaruan dan keunikan visual. Jika memenuhi persyaratan yang berlaku, desain tersebut dapat diajukan sebagai Desain Industri ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual untuk memperoleh pelindungan hukum.
“Perguruan tinggi dapat menjadi ruang yang subur bagi lahirnya karya kreatif yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki potensi pelindungan kekayaan intelektual apabila didaftarkan secara resmi,” ujar Herman, Jumat (13/3/2026), di Kantor DJKI, Jakarta Selatan.
Pengalaman Universitas Ciputra menunjukkan bahwa proses kreatif di lingkungan kampus dapat menghasilkan karya yang tidak hanya berfungsi sebagai tugas akademik, tetapi juga berpotensi menjadi desain bernilai ekonomi. Melalui kolaborasi dengan praktisi industri seperti Isyana Sarasvati, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan ide kreatif yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas.


