
Sementara itu, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Munandar Nugraha juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, seperti KPU, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), partai politik, serta seluruh peserta Pilgub DKI Jakarta. Sebab Pilkada DKI Jakarta telah berhasil diselenggarakan dengan kondusif.
“Alhamdulillah warga Jakarta sudah memiliki kematangan dalam menghadapi politik di Jakarta. Artinya, segala permasalahan yang muncul harus bisa diantisipasi, serta diminimalisasi. Jadi kita tidak perlu ribut, karena kita bisa saling memahami perbedaan politik yang ada di sekitar kita. Diharapkan, kita bersama seluruh stakeholder bisa tetap bekerja sama,” pungkas Munandar Nugraha.
Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan sebagai berikut:
– Diperlukan peningkatan sinergi dalam meningkatkan partisipasi pemilih dengan memastikan sosialisasi dan edukasi penyelenggaraan pemilu yang lebih masif dan inklusif.
– Mengedepankan prinsip netralitas dan integritas dalam penyelenggaraan pemilu guna menjaga iklim kontestasi pemilu yang kondusif di masyarakat.
– Pemanfaatan teknologi yang masif dalam penyelenggaraan dan pengawasan pilkada guna menciptakan efisiensi dan transparansi, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemilu.
– Memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam berkoordinasi antara KPU, Bawaslu, pemerintah daerah, dan lembaga lainnya agar setiap tahapan pemilu berjalan dengan baik dan dapat menghasilkan pemilu yang transparan, jujur, dan adil bagi masyarakat. (DaBon)


