“Kami tidak ingin terlibat dalam diskusi yang tidak mendidik di komunitas sepeda. Karena itu, kami membangun komunitas yang sehat secara menyeluruh,” imbuh Daru yang juga berprofesi sebagai advokat.
ASPAL juga aktif dalam kegiatan sosial dan kebangsaan. Pada November lalu, komunitas ini terlibat langsung dalam kegiatan Gowes Mengenang Jasa Para Pahlawan, yang mengambil rute dari Kantor Wali Kota Jakarta Utara menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan mendapat dukungan dari Anggota DPRD DKI Jakarta, Tri Waluyo.

Herman Astro, alumni SMAN 45 angkatan 1988, mengajak para pesepeda untuk bergabung dengan komunitas yang sederhana dan fokus pada tujuan utama bersepeda.
“Kami ini komunitas yang enggak neko-neko. Enggak usah ngurusin orang lain, ngurus diri sendiri saja belum tentu benar,” ujarnya.
Ia menegaskan, bersepeda sejatinya bertujuan untuk hidup sehat dan bahagia, sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan.
“Bersepeda bisa menekan emisi karbon karena tidak menggunakan BBM. Dampaknya juga mengurangi subsidi BBM dan kesehatan. Ini bukan soal mencari keuntungan sendiri,” pungkas Astro.



Betul Bersepeda itu cari sehat, hepi, dan dukung program pemerintah anti polusi, hemat energi bukan cari penyakit nyinyir sana nyinyir sini wis angel klo begitu…. Mantap ASPAL lanjutkan terus.. Gowes terus, sehat selalu, sehat pikiran dan sehat jasmani… Gak gampang stress…
Keren ini baru komunitas yg sehat, lg peduli lingkungan, mantap ASPAL 45..
Gowes terus, sehat terus..
Salam dari jogja..
Semangat gowes untuk sehat, Aspal