Menurutnya, secara prinsip, KONI Pusat memberikan dukungan terhadap upaya Persambi tersebut.
Namun, terdapat sejumlah tahapan dan komunikasi lanjutan yang perlu dilakukan, terutama dengan tuan rumah PON 2028 yang direncanakan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), serta alternatif di DKI Jakarta.
“Kami terus melakukan koordinasi dan lobi agar sambo bisa masuk PON. Ini proses panjang, tapi kami optimistis,” kata Bayu.
Ia juga menanggapi wacana prioritas cabang olahraga olimpik dalam penyelenggaraan PON.
Menurutnya, sambo memiliki peluang karena termasuk dalam cabang olahraga yang diakui secara internasional dan berpotensi masuk dalam ekosistem olahraga Olimpiade.
“Kami setuju jika cabang olimpik diprioritaskan. Namun, sambo juga termasuk cabang yang diakui dan memiliki peluang besar. Harapannya tentu bisa menjadi bagian dari PON,” ujarnya.
Krisna Bayu menekankan pentingnya kehadiran sambo dalam PON bagi keberlangsungan pembinaan atlet di daerah.
Ia mengungkapkan banyak pengurus daerah yang telah berkorban secara finansial demi mengembangkan olahraga ini.
“Ada pengurus yang menjual aset pribadi seperti rumah, kendaraan, demi membangun dojo dan mengirim atlet ke kejuaraan. Ini menunjukkan semangat luar biasa dari daerah,” katanya.
Ia menambahkan, aspirasi utama dari seluruh komunitas sambo di Indonesia adalah agar cabang olahraga tersebut dapat dipertandingkan di PON. Tanpa itu, menurutnya, pembinaan akan berjalan lebih lambat dan tidak merata.
Selain fokus pada PON, Persambi juga menargetkan Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sambo pada 2027.



NerveCalm is a high-quality nutritional supplement crafted to promote nerve wellness, ease chronic discomfort, and boost everyday vitality.